Beberapa Jenis Phobia “Rasa Takut” Yang Bisa Membunuhmu

Beberapa Jenis Phobia “Rasa Takut” Yang Bisa Membunuhmu – Setiap orang pasti mempunyai sesuatu yang Ia takuti, baik itu berupa benda, hewan, tempat, alias bahkan sebuah situasi maupun keadaan. Semua faktor itu wajar-wajar saja sebab manusia terbukti tidak ada yang sempurnya. Sifat takut semacam ini baru bakal menjadi persoalan apabila telah menjadi berlebih-lebihan sampai dapat menyebabkan orang yang mempunyai “ketakutan” menjadi histeris apabila menonton yang Ia takuti, alias bahkan menjadi antipati kepada sesuatu sampai berusaha menghindarinya sebisa mungkin. Kondisi yang biasa di sebut Pkegemarana ini, pasti bakal sangat merepotkan dalam kenasiban sehari-hari. Tapi walau begitu pada umumnya pkegemarana bukanlah sebuahkeadaan yang membayakan pengidapnya, Apabila dapat di atur dengan baik. Tetapi yang tidak tidak sedikit orang tahu merupakan, bahwa diatara sekian tidak sedikitnya pkegemarana yang ada, berbagai diantaranya termasuk sangat berbahaya serta bahkan dapat masuk dalam kategori mematikan. Sebab itu hari ini anehdidunia.com bakal share info mengenai jenis-jenis Phobia yang mematikan ini dalam Tipe Phobia Yang Dapat Membunuhmu.

 

Somniphobia

Sebagian orang tentu telah familar dengan istilah Insomnia, sebuah istilah medis yang tidak jarang di gunakan untuk mengfotokan kondisi orang yang mengalami kesusahan tidur di malam hari. Kondisi yang biasanya timbul dampak stress yang didampakkan oleh beban kerja sehari-kali ini, nyatanya juga bisa tumbuh menjadi sebuahjenis pkegemarana mematikan yang disebut Somnipkegemarana. Somnipkegemarana sendiri mengdampakkan pengidapnya mengalami ketakutan bakal kehilangan kontrol atas tubuh mereka saat tidur. Kondisi ini juga memunculkan terjadinya mimpi kurang baik yang semakin berulang. Akobatnya pengidap Somnipkegemarana, sehingga takut untuk tidur serta sebisa mungkin berusaha terjadi. Faktor inilah yang dengan cara perlahan sebetulnya bisa membunuh pengidap Somnipkegemarana. Semacam yang kami tahu saat tidur tubuh manusia mengawali proses perbaikan diri dengan memproduksi beberapa hornon imunitas yang berfingsi untuk meregenerasi segala jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. Tanpa tidur yang lumayan tubuh manusia tidak bakal bisa memulihkan kesusakan yang ada dalam tubuhnya. Sedangkan seorang pendidap Somnipkegemarana bisa tidak tidur sama sekali selagi kemarin hari, faktor ini dengan cara perlahan bakal memunculkan persoalan kesehatan serius diantaranya semacam tekanan darah tinggi, sakit jantung, serta stroke, yang pada akhirnya bakal berujung ada kematian.

Iatrophobia

Phobia yang satu ini mungkin bisa menjadi bahan pembelajaran bagi para Orang Tua untuk tidak menjadikan Dokter sebagai alat menakut-nakuti anak mereka yang tetap kecil ketika sedang nakal. Sebab Iatropkegemarana alias rasa takut yang berlebihan kepada Dokter, nyatanya adalah salah satu Pkegemarana yang paling mematikan di dunia ini. Dalam berbagai kondisi tertentu efek dari Iatropkegemarana bahkan bisa membikin orang menjadi panik serta merasa mual hanya dengan membayangkan dia berangkat menemui Dokter. Kondisi ini pasti bakal menjadi sangat berbahaya apabila seseorang pengidap Iatropkegemarana, sedang dalam kondisi sakit yang parah serta jarus itangani oleh Dokter. Salah satu contoh permasalahannya adalah apa yang terjadi pada seorang Pria bernama John Dart pada tahun 2009 yang lalu. Pria pengidap Iatropkegemarana, bahkan lebih memilih untuk bunuh diri daripada wajib berangkat ke Dokter. Padahal saat itu Ia hanya butuh mengecekkan noda kecil di hidungnya. John berfikir noda tersebut adalah sel kanker, sampai Ia merasa sangat tertekan sebab merasa wajib mengeceknya ke Dokter, tetapi di segi lain pkegemarana yang Ia alamiah membikinnya sangat takut untuk berjumpa dengan Dokter. Serta sebab tekanan inilah akhirnya John memilih untuk mengakhir nasibnya, padahal sebetulnya noda yang ada dihidungnya bukanlah sel kanker melainkan hanya noda biasa yan tidak berbahaya.

Rhypopobhia

Telah adalah rahasia umum apabila toilet umum adalah tempat yang tidak higienis. Tidak hanya sebab dipakai oleh tidak sedikit orang, toilet umum juga biasanya tidak lebih terawat kebersihanya, faktor ini membikin orang biasanya enggan memakai fasilitas publik ini serta memilih menahan hajatnya hingga dirumah. Kondisi ini nyatanya juga adalah suatu  Pkegemarana yang bernama Rhypopobhia, Pkegemarana ini nyatanya juga cukup tidak sedikit di idap oleh orang khususnya di Inggris. Dimana di Negri Ratu Elisabeth ini tercatat ada sekita 4 juta orang yang mengalami ketakutan serta kekhawatiran saat wajib memakai toilet umum. Serta bagi berbagai orang Rhypopobhia, tidak hanya membikin mereka takut memakai Toilet umum, tapi juga tolilet yang ada di rumahnya sendiri. Dampaknya orang yang mengidap Rhypopobhia, bakal sebisa mungkin menahan serta menundan buang air kareta takut bakal merasa sakit saat buang air di toilet. Pkegemarana ini sendiri telah menelan korban yaitu seorang gadis bernama Emily Titterington. Rasa takutnya yang menarik pada Toilet, membikin Emily tidak jarang sekali menahan buang air selagi 2 bulan. Faktor ini berdampak fatal sebab usus Emili lambat laun membesar serta memberbagi tekanan pada organ vital lainya. Kondisi ini mengdampakkan Emili meninggal dunia pada usia 16 tahun sebab terkena serangan jantung.

Mysophobia

Mysopkegemarana adalah sebutan untuk suatu  Pkegemarana dimana penderitanya mengalami ketakutan berlebih pada kuman. Pkegemarana ini juga serin dikaitkan dengan OCD alias Obsessive Compulsive Disorder. Suatu  kondisi psikis dimana orang sangat terobsesi bakal sesuatu baik itu kebersihan alias kerapihan. Serta untuk permasalahan Mysopkegemarana, orang bakal sehingga begitu terobsesi untuk membersihkan setiap benda yang ada di kurang lebihnya. Obsesi serta ketakutan ini pasti bakal sangat mengganggu kenasiban sehari-hari khususnya saat wajib bersosialisa dengan orang lain. Tetapi selain hingga disitu sebab pengidap Mysopkegemarana, juga dihadapkan dengan resiko yang sangat fatal akibat Obsesi mereka bakal kebersihan. Salah satu contohnya adalah yang terjad pada Samantha Hancox, ketakutanya bakal kuman sudah membikin wanita ini tidak sempat meninggalkan rumahnya selagi lebih dari 20 tahun. Selagi tidak tidak lebih dari 18 tahun, Ia menghabiskan waktu 20 jam sehari untuk mandi, serta membersihakn diri hingga jarang mempunyai waktu untuk makan. Kondisi ini pasti berakibat buru bagi kesehatanya serta walau Samantha sudah berumur keras untuk menyembuhkan pkegemarananya ini, Ia akhirnya meninggal dunia di usia 40 tahun dalam penjara yang Ia ciptakan dari rasa takutnya sendiri.

Heliophobia

Heliopkegemarana adalah suatu  pkegemarana yang mengdampakkan pengidapnya mengalami ketakutan yang berlebihan kepada sinar matahari. Ketakutan ini bahkan bisa memunculkan suatu  delusi dimana pengidap Heliopkegemarana bakal merasakan sensasi seolah terbakar pada kulitnya saat terkena sinar matahari. Faktor ini membikin pengidap Heliopkegemarana rutin dilanda kegelisahan saat bakal terkena sinar matahari langsung. Faktor ini mengdampakkan pengidap Heliopkegemarana alias yang biasa disebut heliophobes bakal sebisa mungkin menhindari sinar matahari. Dampaknya mereka bakal mengalami ketidak lebihan vitamin D yang sebagian besar di bisa dari sinar matahari. Vitamin D sendiri dalam tubuh berkegunaaan untuk mengatur kalsium dalam tulan serta menjaga tulang masih sehat. Ketidak lebihan vitamin D bisa ini tidak hanya tidak baik bagi tulang juga bakal menambah resiko rakhitis, kanker, alias penyakit lain yang bahkan bisa mengdampakkan kematian.

Cibophobia

Makan adalah salah satu keperluan mendasar manusia untuk bisa bersi kukuh nasib. Tetapi walau begitu di era modern ini tidak sedikit sekali tersedia kelainan makan mulai dari yang paling terkenal semacam anorexia, bulimia, serta gangguan makan lainnya. Tidak hanya itu tersedia pula suatu  pkegemarana yang berhubungan dengan makan yaitu Cibopkegemarana, suatu  kondisi dimana seseorang begitu takut untuk makan, sampai sebisa mungkin menghindari makanan. Contoh alangkah mematikanya Pkegemarana ini sendiri bisa dilihat dari permasalahan yang menimpa seorang gadis bernama Charlotte Robinson. Ketakutanya yang menarik kepada makanan sudah membikin gadis ini mengalami anorexia parah. Kondisi ini membikin Charlotte kehilangan berat badanya dengan cara drastis hanya dalam kurun waktu 1 tahun sampai menjadi hanya 38 kg, hapir setengah dari berat badanya sebelumnya. Tubuh Charlotte pun akhirnya menyerah serta tidak mampu bersi kukuh dampak mal nutrisi yang Ia alamiah serta akhirnya meninggal pada usia 18 tahun pada tahun 2008 yang lalu.

Pantophobia

Phobia yang satu ini dapat dibilang sebagai pkegemarana yang paling merepotkan didunia. Sebab pengidap Pantopkegemarana, bakal takut pada apapun yang ada dikurang lebihnya. Kondisi ini membikin pengidap Pantopkegemarana bakal merasakan ketakutan menarik yang mengakibatkan serangan panik, detak jantung yang meningkat, keringat dingin, serta bahkan kesusahan berbicara. Dalam berbagai permasalahan yang ekstrim, berbagai penderita Pantopkegemarana bahkan dapat hingga kehilangan kesadaran. Phobia ini mengakibatkan rasa takut yang datang semakin menerus serta membikin pengidapnya mengalami halusinasi mengenai sesuatu yang jahat serta kejam sedang mengintainya walau pun faktor tersebut kadang tidak dapat di ketahui sumbernya. Sikap paranoia ini menurut Dokter kadang juga adalah gejala schizoprenia. Mirisnya kurang lebih 60 persen penderita Pantopkegemarana akhirnya bunuh diri, sebab tidak tahan dengan delusi yang dialaminya.

Sahabat anehdidunia.com sebagian besar Ketakutan (Pkegemarana) di atas mungkin terdengar tidak masuk akal. Tetapi kami tidak sempat mengukur ketakutan orang. Sebab ternyata faktor ini terbukti nyata adanya serta sudah mengakibatkan orang yang mengidap Pkegemarana ini selain terganggu keseharianya tetapi juga wajib mengakhiri nasibnya dengan tragis. Satu-satunya faktor yang dapat kami perbuat adalah dengan tidak menjadikan ketakutan seseorang sebagai bahan lelucon sebab kami tidak sempat tahu semacam apa akibat yang bakal terjadi. Dengan begitu mungkin para pengidap Pkegemarana dapat menjalani hari mereka dengan biasa.